Bila memang harus kulepaskan,
dirimu untuk aku relakan,
agar semua mendapat kebahagiaan,
pantaskah seperti itu ku lakukan.
Rasa ini ku tak tau,
sebenarnya apa yang kumau,
betapa ingiku milikimu,
namun pantaskah ku bagimu.
Sebenarnya apa yang terjadi,
apa pula yang t'lah ku lalui,
aku sungguh tak mengerti,
pastaskah semua tuk ku akhiri.
Rasa ini terus mendera,
bagai menelan simalakama,
andai bisa aku memilihnya,
mungkin akhir cerita kan bahagia.
Ahh,,,,,,
Tak pantas sungguh tuk mengeluh,
bukan pula ciri pemuda tangguh,
hadapi masalah terus berlabuh,
kuatkan jiwa tak kenal luluh.
Kenapa pula harus takut,
kenapa pula harus mengkerut,
hidup ini sungguh tak patut,
bernyanyilah bagai burung perkutut.
My Home.
Sabtu, 28 November 2009
Sabtu, 28 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar